Kamis, 15 November 2012

KETENAGAKERJAAN DAN PENGANGGURAN

Jumlah penduduk yg besar menjadi modal tercapainya pembangunan, tapi tidak menjamin pembangunan jika penduduknya tidak berkualitas.
1. Tenaga kerja


  • UU No 13 Th 2003 mengenai Ketenagakerjaan
    Penduduk yg mampu melakukan pekerjaan guna menghasilkan barang dan jasa, baik untuk memenuhi diri sendiri maupun masyarakat.
  • BPS (Badan Pusat Statistik)
    Penduduk yg ada dalam usia kerja (15-65 Tahun).
2. Angkatan kerja 
Adalah Penduduk usia kerja yang berkerja atau menganggur tapi tidak termasuk anak sekolah, ibu rumah tangga, cacat fisik.

3. Kesempatan kerja

  • Yaitu Permintaan tenaga kerja, atau keadaan yang menggambarkan tersedianya lapangan pekerjaan bagi tenaga kerja (lowongan pekerjaan). 
  • makin tinggi kesempatan kerja makin tinggi kesejahteraan.
  • Kesempatan kerja terbagi atas 2 : Permanen dan non permanen(sesaat saja).
4. Upah
Upah adalah Imbalan atas jasa yang telah di berikan
Upah di bedakan menurut
  • Waktu
  • Satuan
  • Borongan
  • Sistem Bonus
  • Mitra kerja/ Mitra usaha
5. Pengangguran
Pengangguran adalah Angkatan kerja yang tidak berkerja
 Jenis - Jenis Pengangguran

  • Menurut waktu lamanya/ jam kerja
    - Pengangguran terbuka (open unemployment)
      + Tidak berkerja
      + Mencari pekerjaan
      + Memiliki usaha tapi belum beraktifitas
    - Setengah menganggur (under employment)
      + Setengah menganggur terpaksa (in volumntary under employment)
         < 35 jam / minggu : masih mencari pekerjaan
      + <35 jam / minggu : Tidak mencari pekerjaan
    - Pengangguran terselubung : di karnakan kelebihan tenaga kerja
  • Menurut terjadinya Pengangguran
    + Pengangguran Konjungtural/ siklikal
       Dikarenakan Gelombang / resesi ekonomi yang rendah contohnya PHK
    + Pengangguran Teknologi
       Dikarenakan Perubahan Struktur ekonomi
    + Pengangguran Musiman
       Di karenakan Perubahaan waktu kerja
    + Pengangguran Friksional
       Dkarenakan Perpindahan Dari 1 pekerjaan ke pekerjaan yg lain.
Dampak pengangguran
  • Menurunya Permintaan agregat  (keseluruhan) -> Daya beli menurun
  • Menurunya Penawaran agregat (keseluruhan) -> Daya beli menurun = Produksi Perusahaan Menurun
  • Menurunya tingkat Upah -> Daya beli menurun = Produksi Perusahaan menurun = Upah menurun
  • Menurunya tingkat Kesejahteraan
  • Menurunya Investasi
  • Menurunya Penerimaan Negara (Pajak)
  • Meningkatnya Sektor Informal -> contoh Pengamen
  • Masalah sosial dan meningkatnya Kriminalitas -> desakan Ekonomi
  • Menurunya Produktivitas Individu 
Cara mengatasi Pengangguran
Ada banyak cara yg di lakukan pemerintah untuk mengatasi pengangguran. 
  • Pengangguran Konjungtural
    Memperbaiki ekonomi. contoh : Menurunkan suku bunga, Menurunkan Pajak, Memberikan kemudahan Kepada Investor asing untuk Berinvestasi.
  • Pengangguran Teknologi
    Dikarenakan adanya perubahan dari tradisional ke teknologi yang lebih canggih. oleh karena iitu pemerintah : Membuka lapangan pekerja yang padat karya seperti invrastruktur, Mengadakan Pelatihan , seminar tentang teknologi  yang lebih canggih
  • Pengangguran Musiman
    Basanya pengangguran ini terjadi pada petani. Langkah yg harus di ambil antara lain : Memberikan bibit tumbuhan yang masa waktu berbuah/ pananenya berbeda dari bibit yang aslinya, mengembangkan Kerajinan tredisional.
  • Pengangguran Fraksional
    Cara penanganannya antara lain : memberikan Informasi tentang lowongan pekerjaan / permintaan kerja

    source: http://prasetya-en.blogspot.com

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar